Pesantren Ramadhanku
Pati-Bulan Ramadhan adalah waktu dikabulkannya Do’a-do’a, dimana dibulan ini diturunkan Al-Qur’an. Bulan ini adalah bulan yang sangat ditunggu-tunggu oleh sebagian besar umat muslim. Sehingga pada bulan ini banyak yang berbondog-bondong memburu pahala Begitu pula siswa MTs N 3 Pati, dimana pada tanggal 20 – 26 April MTs N Pati mengadakan pensantren ramadhan. Pesantren ramadhan ini diikuti oleh seluruh siswa yang berjumlah 478 yang dilaksanakan di mushola Al-Ma’la Mts N 3 pati. Acara ini diisi dengan kajian-kajian ilmiah yang diisi oleh beberapa nara sumber, antara lain Al-Ustad Abdul hakim, Al-Ustad K.H Sholihin, S.Pd.I, dan Al-Ustad NurKholis.
Kajian ilmiah pertama yang diisi oleh Al-Ustad Abdul Hakim pada hari Rabu 20 April 2022. Yang mana kajian tersebut menjelaskan tentang puasa dan tarawih. Beliau menjelaskan bawasannya puasa Ramadhan adalah puasa yang wajib dilaksanakan oleh seluruh umat nabi Muhammad ﷺ. Ibadah puasa menjadi salah satu ibadah seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Rabbnya, yang mana seorang hamba harus menahan hawa nafsu jiwa dan batinnya. Sama seperti ibadah lainnya, ibadah puasa Ramadhan juga memiliki banyak hikmahnya bagi yang menjalankannya. Hikmah terbesar salah satunya adalah meningkatkan ketakwaan karena puasa salah satu ibadah yang tak terlihat sehingga tidak mudah disusupi riya, pada saat puasa juga seorang hamba diminta untuk menahan hawa nafsunya, dengan begitu seorang hamba akan memper banyak Dzikrullah agar bisa menjaga hawa nafsunya.
Selain puasa, beliau juga menjelaskan tentang sholat tarawih. Hukum sholat tarawih tersebut adalah sunnah mu’akad, yang artinya sangat dianjurkan untuk dilaksanakan. Walaupun sholat tarawih ibadah yang sunnah, tetapi dianggap merugi bagi hamba yang tidak melaksanakan sholat tarawih tanpa alas an tertentu. “Rasulullahﷺ bersabda: siapa saja yang melaksanakan sholat malam ramadhan (Tarawih) iman dan ikhlas maka dosanya yang telah lalu diampuni (HR Bukharidanmuslim)”, dari hadis tersebut dapat disimpulkan bawasaanya begitu besar pahala dan balasan bagi orang-orang yang melaksanakan sholat tarawih, maka sangatlah merugi bagi hamba yang meninggalkan Sholat yang hanya ditemukan dibulan Ramadhan ini.
Disusul dengan kajian ilmiah yang kedua, yang dilaksankan pada hari Kamis, 21 April 2022, kajian kedua dipesantren Ramadhan ini juga tak kalah seru dengan kajian ilmiah yang pertama, karena pada kajian kedua ini akan diisi olehAl-Ustad K.H Sholihin, S.Pd selaku pengasuh pondok Tahfidz An-Nashr. Pada kajian ini beliau memaparkan keistimewaan Nuzulul Qur’an. Nuzulul Qur’an adalah hari dimana Al-Qur’an diturunkan. Malam nuzulul Qur’an jatuh pada tanggal 17 Ramadhan, malam Nuzulul Qur’an ini memiliki banyak keistemewaan. Keistimewaan Nuzulul Qur’an adalah dilipat gandakannya pahala ibadah-ibadah yang dapat mendekatkan diri kepada Allah. Dianjurkan untuk umat muslim memperingati malam nuzulul Qur’an ini, karena pada malam ini Allah menurunkan banyak berkah untuk hambanya. Amalan yang sangat dianjurkan pada saat Nuzulul Qur’an adalah memper banyak Tilawah Al-Qur’an serta mentadabburinya, sehingga mendapatkan pahala dan kemuliaan yang berlimpah.
Dihari berikutnya pesantren Ramadhan mengadakan kajian ilmiah dengan tema lailatul Qodar yang diisi oleh Al-Ustad NurKholis dengan tema lailatu Qodar. Pada kajian ini beliau memaparkan bawasannya malam lailatul Qodar berarti malam ampunan, malam diterimanya amal dan dijauhkan dari api neraka. Pada malam ini, disebutkan bahwasannya segala ibadah lebih baik dari pada seribu bulan. Pada malam itu malaikat turun kebumi dan member salam pada orange slam yang berpuasa dan memohonkan ampun untuk mereka. Malam lailatul qodar terdapat pada 10 terakhir dibulan ramadhan. Dari Aisyahra: Rasulullahﷺ bersabda: “carilah lailatul Qodar itu pada tanggal gasal dari sepuluh terakhir pada bulan Ramadhan”(HR. Bukhori). Disaat memasuki malam lailatul Qodar itu tandanya, kitaharus segera berlomba-lomba untuk beramal soleh. Banyak sekali amalan-amalan yang dapat kita kerjakan, antara lain memperbanyak sedekah, memperbanyak berdzikir, memperbanyak membaca kalam-kalam-Nya, dan juga sholat malam.
Seluruh acara berlangsung dengan khidmat, karena seluruh peserta pesantren Ramadhan sangat berantusias mengikuti seluruh kegiatan pesantren ramdhan. Dari acara ini kita dapat mengambil pelajaran bahwasannya kita memperbanyak amalan-amalan di bulan Ramadhan, karena bulan ini memiliki banyak keistimewaannya, merugilah bagi orang-orang yang membiarkan Ramadhannya kering. Ketika future janganlah mundur, jangan biarkan futurmu itu mendarah daging kalau tak mau hari-hari Ramadhanmu menjadi kering.
@humasmtsn3pati
